Berita tentang perkembangan teknologi dan inovasi terbaru di berbagai bidang memang sangat mencengangkan; betapa para pencipta teknologi bekerja sangat detil memanfaatkan kecerdasan mereka dalam menciptakan inovasi yang mempermudah kerja manusia. Ada banyak proyek yang menghabiskan milyaran dolar Amerika yang dimiliki perusahaan – perusahaan untuk menciptakan alat baru atau inovasi. Biaya yang sangat fantastis juga sering dikeluarkan untuk membuat proyek inovasi; sejumlah uang yang sangat banyak tersebut kadang tidak memberikan manfaat apapun pada kehidupan manusia. Akan tetapi, inovasi dalam teknologi agrikultur berikut ini cukup berbeda dan akan memberikan harapan akan manfaat besar pada kehidupan manusia.

Teknologi dalam agrikultur ini disebut Agtech. Pada penelitian teknologi ini, jumlah pembiayaan yang dilakukan terus saja mengalami kenaikan, bahkan hampir dua kali lipat dalam satu tahun; dari sebesar 2,4 milyar dolar di tahun 2014 untuk membiayai proyek tersebut, naik hingga mencapai angka 4,2 milyar dolar di tahun 2015. Sebuah artikel yang baru saja dirilis di salah satu website ternama Tech.Eu menulis bahwa terdapat 10 daftar Agtech Eropa yang mulai memantau bahwa inovasi baru perlu dilakukan dalam dunia agrikultur. Kebutuhan akan makanan akan meningkat dua kali lipat di tahun 2050. Dengan begitu, sangat masuk akal jika harus ada teknologi baru yang memungkinkan agrikultur mencapai skala dunia.

Dari inovasi hardware dan sensor hingga teknologi pencampuran organik yang baru dan berkelanjutan, berikut ini adalah beberapa nama perusahaan baru yang berperan dalam menciptakan agrikultur modern untuk digunakan di masa depan.

Teknologi Sensor
Sebuah perusahaan dari Swiss bernama Gamaya telah menciptakan sebuah Sistem Penangkap Gambar Hyperspectral yang sangat kecil dan ringan di dalam sebuah kamera untuk mengambil gambar dari kendaraan robot pertanian. Alat ini digunakan untuk mengumpulkan dan memproses informasi dari spectrum elektromagnetik dan membuat kita bisa mengidentifikasi semua hal dengan lebih mudah, mendeteksi segala proses yang ada, dan menemukan berbagai objek ketika sensor menangkap atau mengambil suatu gambar di sebuah ladang.

Dengan alat Gamaya ini, kendaraan robot pertanian bisa dipasangkan kamera dengan alat penangkap gambar tersebut sehingga dapat mengambil gambar yang bisa membantu pemantauan pada lahan. Perusahaan pencipta alat ini menyebutnya sebagai cara bertani yang lebih cerdas dan dari data yang didapat dari kamera ini para petani dapat memiliki cara yang lebih efektif dalam menentukan diagnosa akurat terhadap berbagai masalah yang menimpa pertanian mereka seperti penyakit – penyakit pada tanaman, hama – hama pengganggu dan juga masalah – masalah lingkungan pada lahan dimana mereka bertani.

Di negara maju seperti Israel, ada sebuah alat yang juga merupakan inovasi hebat di bidang agrikultur. Alat ini bernama Crop X; sebuah alat yang diciptakan oleh sebuah perusahaan penganalisis agrikultur negara tersebut. Alat ini dilengkapi dengan sensor – sensor wireless yang dioperasikan dengan aplikasi mobile untuk menciptakan sistem irigasi otomatis untuk mengairi tanaman – tanaman yang memerlukan tanah dan suhu yang lebih basah.

Setiap lahan pastinya memiliki kebutuhan yang berbeda, dengan alat bernama CropX ini, sensor yang menjalankannya akan mendeteksi area yang membutuhkan air lebih banyak atau lebih sedikit, dan kemudian menyesuaikan aliran air sesuai dengan data yang diterima melalui sensor. Alat ini akan membuat pertanian tumbuh dengan lebih efektif dan efisien karena kemungkian kurangnya air akan sangat kecil, hasil panen akan meningkat dan pengairan pada lahan akan dilakukan dengan lebih efisien.

Sumber: forbes

Facebook Comments