Usulan Teknik Pengolahan Air Minum Kota-kota di Indonesia

Air minum di Indonesia, khususnya daerah perkotaan hingga saat ini belum dapat memenuhi kualitas layak langsung diminum. Selain itu, dengan beragam permasalahan global seperti pencemaran lingkungan membuat banyak orang memikirkan masa depan air minum bersih dan sehat untuk masyarakat.

Sejak beberapa tahun lalu beberapa pihak dan pakar lingkungan mengusulkan sejumlah konsep teknologi atau teknik pengolahan air minum di Indonesia, terutama daerah perkotaan. Sebenarnya teknologi pengolahan air minum bersih dan sehat sudah banyak ditunjukkan dan berhasil diterapkan di sejumlah daerah, seperti inovasi yang dilakukan kota Malang tahun 2011 lalu. Namun, sayangnya penyebarannya belum merata hingga ke perkotaan.

Usulan Teknik Pengolahan Air

Usulan Teknik Pengolahan Air

Agar air minum berkualitas yang sehat bisa dikelola secara merata hingga perkotaan, ada sejumlah usulan atau konsep yang bisa diterapkan. Diantaranya seperti:

1. Mengembangkan kelembagaan untuk bisa lebih memfokuskan tugas
Pengelolaan akan bisa dilaksanakan secara efesien dan merata jika lembaga yang menanganinya memiliki koordinasi dan administrasi baik dengan tugas-tugas yang lebih spesifik. Semua yang terlibat baik pemerintah, departemen hingga komunitas terkait membentuk satu tim solid yang mengkoordinasikan kebijakan pengolahan air minum dengan baik hingga terdistribusi merata ke seluruh kota di Indonesia.

2. Pengadaan dan kaderisasi tenaga ahli
Butuh waktu dan proses berkelanjutan untuk bisa mengelola air minum sehat dan bersih di perkotaan. Untuk itu sangat diperlukan pemberdayaan tenaga ahli yang terampil. Caranya bisa dengan melakukan kaderisasi secara nasional pada bidang keairan lewat ikatan dinas atau beasiswa ke kampus yang memiliki jurusan tersebut.

3. Penyusunan UU dan strategi pengelolaan air minum perkotaan yang lebih komperehensif
Hingga kini masih kurang kesadaran masyarakat dan juga pemerintah terkait pentingnya pengadaan air minum sehat dan bersih. Belum ada landasan filosofis kuat yang bisa mendorong banyak pihak agar mencapai kebutuhan air minum berkualitas. Untuk itu dibutuhkan peraturan tegas dan strategis agar bisa mengelola air minum sehat bersih di perkotaan. Semua pihak yang berkepentingan harus saling bersinergi demi tercapainya tujuan.

4. Memperkaya pedoman dan membuat standar air minum
Sangat baik jika air minum memiliki standar dan pedoman yang berlaku secara nasional. Hal ini juga bisa disesuaikan dengan harga air minum. Pihak terkait bisa menyediakan air minum yang terjangkau secara ekonomis dan teknologi.

Ini bisa jadi alternatif baik karena kondisi perekonomian dan kebutuhan masyarakat Indonesia sangat beragam, baik di kota maupun pedesaan. Dengan ada penyelarasan juga ada pemerataan kualitas air minum sehat. Selain itu juga diperlukan pengaplikasian teknik lain seperti tekonogi membran untuk mengolah air payau, asin dan laut.

Pengelolaan air minum tidak semata membahas target cakupan penduduk atau jumlah kota yang terjangkau. Pendekatannya akan sangat baik jika didasarkan pada tujuan pemerataan penyaluran air minum sehat dan bersih.

Proyek air minum yang dikembang di beberapa daerah selama ini memang memiliki prospek masa depan baik dan terus berkembang. Namun, pengelolaannya akan lebih efektif dan bisa berdampak besar jika semua unsur terkait memberikan kontribusi terbaik dan bersinergi.
Saat ini pihak terkait seperti kementerian PU sudah melakukan langkah-langkah antisipasi masalah penyediaan air minum. Mereka menerapkan konsep water safety plan yang dikembangkan oleh WHO. Pihak kementerian menyadari bahwa pengelolaan air minum merupakan tanggung jawab pemerintah, namun hasil maksimal akan tercapai jika semua pihak bekerjasama. Termasuk kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah pendukung. Semoga rencana jangka pendek dan panjang pegelolaan air minum di Indonesia khususnya perkotaan segera tercapai. Apalagi air minum merupakan kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia.

Facebook Comments

Related Posts